Perkembangan teknologi informasi telah membawa kemajuan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam sistem pengelolaan absensi peserta magang. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sukoharjo saat ini masih menggunakan sistem manual dalam pencatatan absensi peserta magang, yang mengakibatkan risiko seperti manipulasi data, pendataan yang kurang terstruktur, dan kemungkinan data hilang atau rusak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi monitoring peserta magang yang lebih terkomputerisasi sehingga data yang dihasilkan lebih efisien dan akurat. Sistem ini dirancang untuk memungkinkan pencatatan absensi secara komputerisasi, pelaporan yang cepat, dan analisis data yang lebih akurat. Metodologi yang digunakan adalah metode waterfall untuk pengembangan sistem, dengan pemanfaatan bahasa pemrograman PHP, sistem basis data MySQL dan framework Bootstrap. Pada penelitian ini, penulis menggunakan Metode SDLC (Software Development Life Cycle) dengan model waterfall.
Keywords
Sistem Informasi; Monitoring; Absensi; Magang; Waterfall
Indah. (2021). Sistem Informasi Pendataan Tamu Berbasis Web Pada Kantor Bawaslu Provinsi Lampung.
Jurnal Teknologi dan Informatika, II, 2.
Prehanto. (2020). Penerapan Sistem Informasi Covid (SI-COVID) Sebagai Alat Bantu Pengolahan Data dalam Upaya Penanganan COVID-19 di Wilayah Kota Administrasi Jakarta Pusat. Jurnal Pembangunan dan Administrasi Publik, IV, 1-3.
Sellfia. (2021). Penyelenggaraan Absensi Berbasis Elektronik (Studi Pada Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kota Manado). Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah, XV, 2.
Sulaeman, & Permana. (2021). Sistem Informasi Monitoring Peserta Magang Berbasis Web Pada Divisi Sales & Business Development Di Mayar Kota Bandung.Technologia,XIV